Pengaruh Takaran Mikoriza dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah pada Lahan Gambut
DOI:
https://doi.org/10.20527/agrogreen.vi.3677Kata Kunci:
kacang tanah, jarak tanam, mikoriza, lahan gambutAbstrak
Salah satu strategi untuk meningkatkan produksi kacang tanah adalah dengan menerapkan teknologi budidaya yang efektif, yaitu penggunaan pupuk hayati serta pengelolaan jarak tanam secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara takaran mikoriza dengan jarak tanam, mengetahui pengaruh masing-masing faktor tunggal takaran mikoriza dan jarak tanam, dan mengetahui pengaruh takaran mikoriza dan jarak tanam yang menunjukkan pertumbuhan dan hasil kacang tanah terbaik pada lahan gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dua faktor, mikoriza (m) terdiri dari 4 taraf m1 (0 kg ha-1), m2 (800 kg ha-1), m3 (1200 kg ha-1), dan m4 (1600 kg ha-1) dan jarak tanam (j) terdiri dari 4 taraf j1 (40 × 10 cm), j2 (40 × 20 cm), j3 (40 × 30 cm), dan j4 (40 × 40 cm). Terdapat 16 kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah cabang, jumlah bunga, berat basah tajuk (g), berat kering tajuk (g), berat basah akar (g), berat kering akar (g), volume akar (ml), panjang akar (cm), jumlah akar, jumlah polong, jumlah polong hampa, jumlah polong isi, jumlah biji, berat biji per tanaman (g), dan berat biji per petak (g). Interaksi mikoriza dan jarak tanam berpengaruh nyata pada berat basah akar, volume akar, dan panjang akar. Faktor tunggal mikoriza hanya berpengaruh nyata pada panjang akar. Faktor tunggal jarak tanam berpengaruh nyata pada tinggi tanaman 42 HST, jumlah cabang 42 HST, jumlah bunga 42 HST, berat basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar, berat kering akar, volume akar, panjang akar, jumlah akar, jumlah polong, jumlah polong hampa, jumlah polong isi, jumlah biji, berat biji per tanaman, dan berat biji per petak. Takaran mikoriza terbaik yaitu 800 kg ha-1 (m2) dan jarak tanam terbaik yaitu 40 × 40 cm (j4).
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AgroGreen

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








