RUANG KERJA BERSAMA DI BANJARBARU
DOI:
https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v10i2.869Kata Kunci:
Work, Coworking Space, Gig Economy, Z Generation, Flexibility, Fluidity SpaceAbstrak
Gig Economy merupakan salah satu hasil dari pengaruh canggihnya perkembangan teknologi internet, didefinisikan sebagai tren bekerja dengan sistem kontrak jangka pendek, tidak tetap, namun memiliki keunggulan bekerja fleksibel. Ruang Kerja Bersama hadir menawarkan penyewaan ruang yang dapat mengakomodasi kegiatan kerja bermobilitas tinggi, dengan target konsumen; generasi Z sebagai kelompok pelaku yang mendominasi tren Gig Economy. Greater Flexibility atau fleksibilitas yang lebih baik, menjadi permasalahan yang akan diselesaikan pada rancangan Ruang Kerja Bersama di Banjarbaru. Ruang kerja yang memiliki fleksibilitas tinggi dianggap sebagai strategi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan mobilitas yang tinggi pula. Konsep Fluidity Space diterapkan dengan menggunakan metode superimposisi; memisahkan unsur-unsur event pembentuk arsitektur, kemudian menyusunnya kembali secara acak membentuk tiga program hubungan yaitu; timbal balik, saling mengabaikan dan bertentangan. Tiga hubungan tersebut digunakan untuk menguji fleksibilitas ruang-ruang yang ada sehingga tercapai fluidity yang tinggi untuk menjawab permasalahan fleksibilitas pada Ruang Kerja Bersama di Banjarbaru.