TAMAN PERMAINAN TRADISIONAL DI SPORT CENTER KALIMANTAN SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v10i2.867Kata Kunci:
Traditional Games, Sport Center, Modural Architecture, FlexibleAbstrak
Provinsi Kalimantan Selatan berencana terlibat dalam event olahraga nasional dengan membangun Sport Center sebagai wadah pembinaan atlet, sehingga terdapat peluang dan tantangan untuk menjangkau sasaran pembangunan yang lebih luas yaitu bagaimana menciptakan ruang olahraga bagi masyarakat umum. Melalui konsep Organized Flexible Space, rancangan Taman Permainan Tradisional di Sport Center dapat menjadi wadah pengembangan dan pembinaan olahraga rekreatif oleh dan untuk masyarakat melalui ruang yang fleksibel untuk mengakomodasi berbagai fungsi (olahraga, permainan, dan edukasi) yang dibatasi pada konteks aktivitas fisik permainan tradisional. Pendekatan Arsitektur Modular akan mempermudah dan mempercepat proses perancangan dalam mencapai fleksibilitas ruang dalam dan ruang luar dengan sirkulasi yang terorganisir serta penataan yang menarik dan aman pada tapak berkontur.