GEDUNG PERTUNJUKAN TEATER TAMAN BUDAYA BANJARBARU

Penulis

  • Bunga Suchie Ariani Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat
  • Rudi Hartono Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v9i2.685

Kata Kunci:

Gedung Pertunjukan Teater, Taman Budaya, Arsitektur Ikonik, Banjarbaru

Abstrak

Perkembangan Teater di Kalimantan Selatan, khususnya Banjarbaru terus berkembang pesat. Hal ini tidak diimbangi dengan ketersediaan fasilitas dan sarana prasarana yang membuat aktivitas teater di Kalimantan Selatan cenderung tidak berkembang dengan baik. Sehingga pada tahun 2019, Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) bersama Taman Budaya Banjarmasin akan merencanakan pembangunan Gedung Pertunjukan Taman Budaya Baru yang berlokasi di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan. Mereka menghendaki sebuah Gedung Pertunjukan Teater dengan sistem pencahayaan yang memadai serta ruang penunjang yang fungsional dan akses terarah. Selain itu, mereka menghendaki agar Gedung Pertunjukan di Area Taman Budaya Banjarbaru bisa menjadi Landmark Kota Banjarbaru dengan nuansa Arsitektur Kalimantan Selatan. Oleh karena itu metode yang cocok dipilih adalah Metode Arsitektur Ikonik dimana dapat diwujudkan dengan 3 prinsip desain berdasarkan tinjauan konsep, yakni: (a) Elemen Tradisional (traditional element), (b) Elemen Berulang (continuous rhythm), dan (c) Elemen Fungsional (functional element).  Ketiga elemen ini diwujudkan dengan menganalisis sudut pandang, sirkulasi, material, warna dan tekstur pada interior dan eksterior agar menghasilkan desain Gedung Pertunjukan yang baik sesuai kebutuhan klien.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-08-31