KONSEP EKOLOGI PADA RANCANGAN BALAI LATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH DI BANJARBARU
DOI:
https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v9i1.557Kata Kunci:
Training Centre, Waste Processing, Ecology, InteractiveAbstrak
Berkembangnya kota Banjarbaru yang diiringi peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat berakibat pada meningkatnya jumlah buangan sampah yang dihasilkan. Pengolahan dan Pemilahan sampah yang idealnya perlu peran aktif masyarakat masih belum berjalan optimal, apabila kondisi tersebut dibiarkan, akan mengakibatkan jumlah sampah yang sebenarnya masih bisa diolah lebih banyak masuk ke Tempat pembuangan akhir (TPA) atau terbuang merusak lingkungan. Rancangan Balai latihan pengolahan sampah menggunakan konsep ekologis dengan penggunaan material daur ulang atau reuse material yang berasal dari sampah atau barang bekas. Konsep ekologis diterapkan dengan metode Interaktif yang mencakup elemen desain yaitu dinding, lantai, plafon, interior serta susunan massa dan lansekap. Konsep dan metode tersebut merupakan sebuah solusi untuk membuat rancangan yang dapat mengkomunikasikan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan pengolahan sampah.