UNIT PENUNJANG AKADEMIK LINGKUNGAN LAHAN BASAH UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
DOI:
https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v15i1.3843Kata Kunci:
Konservasi Mangrove, Lahan Basah, Arsitektur Biomimikri, Bangunan Adaptif, Rehabilitasi MangroveAbstrak
Lahan basah mangrove berfungsi krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mitigasi iklim, dan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya di 611 hektar kawasan yang dikelola Unit Penunjang Akademik Lingkungan Lahan Basah Universitas Lambung Mangkurat di Kalimantan Selatan untuk integrasi konservasi, penelitian, dan edukasi. Penelitian ini bertujuan merancang fasilitas berkelanjutan melalui biomimikri yang meniru adaptasi alami mangrove, menghasilkan bangunan adaptif minim intervensi sesuai Konvensi Ramsar. Metode zonasi mencakup konservasi, penelitian, edukasi dengan nursery plant, menara pandang, cottage peneliti, coworking space, pameran, serta workshop masyarakat. Hasilnya, fasilitas fungsional mendukung pelestarian ekologis, rancangan inovatif ini direkomendasikan untuk rehabilitasi mangrove nasional guna pemberdayaan lokal.