PUSAT EDUKASI PENANGANAN SAMPAH DI KOTA BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v15i1.3814Kata Kunci:
Edukasi Rekreatif, Arsitektur Berkelanjutan, Pengelolaan Sampah, BanjarmasinAbstrak
Peningkatan timbulan sampah di Kota Banjarmasin belum diimbangi dengan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah secara bertanggung jawab. Kondisi ini menunjukkan perlunya fasilitas edukasi yang mampu menyampaikan informasi lingkungan melalui pendekatan yang lebih menarik dan mudah dipahami. Perancangan Pusat Edukasi Penanganan Sampah ini mengusung konsep edukasi rekreatif, yaitu metode pembelajaran yang dikemas dalam pengalaman ruang yang interaktif, inklusif, dan menyenangkan. Menggunakan metode Architecture Programming, kawasan dirancang dengan integrasi workshop kreatif, jalur wisata edukatif, dan elemen visual dari material daur ulang yang berfungsi sebagai media edukasi. Dengan menerapkan prinsip arsitektur berkelanjutan pada aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menjadi destinasi edukatif yang mendorong perubahan perilaku terhadap pengelolaan sampah secara berkelanjutan.