PENGEMBANGAN TERMINAL PENUMPANG TIPE B KM 6 KOTA BANJARMASIN

Penulis

  • Muhammad Raihan Ahda Program Studi Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat
  • Gusti Novi Sarbini Program Studi Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v15i1.3811

Kata Kunci:

Terminal Penumpang, Pengembangan Berorientasi Transit (TOD), Konektivitas, Ruang Publik, Sirkulasi

Abstrak

Terminal Penumpang Tipe B Km. 6 Kota Banjarmasin dikembangkan untuk meningkatkan sistem transportasi yang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. Namun permasalahan seperti konflik sirkulasi antara kendaraan dan pejalan kaki, kurangnya optimalisasi ruang publik, serta keterbatasan integrasi dengan lingkungan sekitar masih ditemukan, sehingga berdampak pada kenyamanan dan aksesibilitas pengguna. Untuk mengatasi hal tersebut, konsep Transit-Oriented Development (TOD) diterapkan dengan fokus pada tata massa dan bentuk bangunan, sirkulasi dan konektivitas, serta optimalisasi ruang publik dan interaksi sosial. Konsep ini diterapkan guna menciptakan keteraturan ruang, meningkatkan efisiensi sirkulasi dengan pemisahan jalur kendaraan dan pejalan kaki, serta menyediakan ruang interaksi yang lebih nyaman dan fungsional. Dengan penerapan konsep ini, terminal diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, mengurangi ketergantungan pada transportasi pribadi, serta menjadi pusat aktivitas yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat transit, tetapi juga sebagai ruang publik yang mendukung interaksi sosial dan pertumbuhan ekonomi di Kota Banjarmasin.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-07-26