STUDIO FILM DI BANJARBARU

Penulis

  • Moh. Habibullah Program Studi Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat
  • Nursyarif Agusniansyah Program Studi Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v14i2.3502

Kata Kunci:

Film, Studio Film, Produksi Film, Studio Mini, Ruang Fungsional

Abstrak

Film terdiri dari rangkaian audio dan visual yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi emosional penonton dengan menyampaikan pesan melalui visual gambar. Oleh karena itu, studio film diperlukan dalam menyediakan fasilitas dalam memproduksi sebuah film. Sejalan dengan kemajuan teknologi, pada studio ini juga terdapat fasilitas studio mini yang difungsikan sebagai tempat syuting tambahan di dalam ruangan dengan memanfaatkan bantuan efek digital. Dalam mewadahi aktivitas-aktivitas tersebut, maka Studio Film di Banjarbaru dirancang dengan menerapkan metode arsitektur fungsional dengan konsep Functional Space, yaitu desain yang dirancang harus mempertimbangkan tujuan utama dari setiap ruangan, sehingga setiap elemen pada bangunan studio diatur untuk memenuhi kebutuhan aktivitas produksi film. Karakter ruang pada studio film terbagi menjadi dua konsep berdasarkan fungsi utamanya, yaitu ruang produksi dan pasca produksi. Ruang produksi berfungsi sebagai tempat tim produksi melakukan kegiatan syuting sehingga dibutuhkan desain ruang yang saling mendukung dan berkesinambungan. Sementara itu, karakter ruang pasca produksi dirancang untuk memberikan fokus pada proses penyuntingan sehingga didapatkan produk akhir film yang berkualitas.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-01-22