PERANCANGAN FOOD COURT DI KOTA BANJARBARU
DOI:
https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v14i2.3490Kata Kunci:
Food Court, Kuliner, Pengalaman Ruang, Sense of Place, Biofilik DesainAbstrak
Kuliner merupakan hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Kuliner bahkan sudah menjadi tren dan saling terhubung dengan segala aktivitas sehingga mengalami peningkatan dalam pembangunan tempat makan yang ada di Kota Banjarbaru. Kehidupan masyarakat yang semakin instan dan praktis mempengaruhi banyaknya minat terhadap makanan dan minuman jadi. Dibuatlah Perancangan Food Court di Kota Banjarbaru yang menyediakan berbagai macam kuliner di satu tempat. Perancangan food court tidak hanya mewadahi sebagai tempat makan dan berinteraksi sosial, tetapi mencakup fungsi pendukung dan pengalaman pengunjung. Dengan menggunakan pendekatan sense of place, food court dapat memiliki kesan maupun karakteristik yang menjadi daya tarik pengunjung untuk datang terus-menerus. Konsep yang diterapkan adalah biophilic architecture, artinya menghadirkan food court yang memiliki pengalaman ruang dengan pengaplikasian elemen maupun nuansa alami. Melalui konsep biophilic architecture ini, food court dapat menjadi lebih dari sekedar tempat makan, tetapi menciptakan suasana yang nyaman dan menarik bagi pengunjung.