CREATIVE HUB DI BANJARBARU DENGAN KONSEP LAYERING
DOI:
https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v12i2.2213Kata Kunci:
Creative Space, Layering, SuperimposisiAbstrak
Visi Indonesia menargetkan peningkatan ekonomi yang signifikan bagi bangsa Indonesia. Dalam salah satu poinnya adalah dengan mewujudkan Indonesia sebagai Pusat dari Ekonomi Kreatif dan juga Digital Internasional. Untuk itu, diperlukan sebuah wadah dalam mengembangkan SDM melalui Creative Space. Banjarbaru, merupakan Kota yang menjadi Ibukota dari Kalimantan Selatan, namun terdapat sebuah Kawasan perdagangan strategis dalam Kota yang mati. Fungsi Creative Space kemudian dapat disuntikkan ke dalam kawasan sebagai bentuk revitalisasi kawasan. Konsep layering digunakan melalui metode superimposisi dengan membagi fungsi-fungsi kawasan ke dalam beberapa lapisan layer, untuk kemudian ditumpukkan kembali sehingga tercipta sebuah wadah untuk aktivitas kreatif yang dinamis, juga pengembalian nilai vitalitas kawasan dengan fungsi yang baru dan juga beragam (mixed use).