KAWASAN WISATA KAMPUNG KETUPAT DI KOTA BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v11i2.1405Kata Kunci:
Kawasan Wisata, Kampung Ketupat, Eko-RegionalismeAbstrak
Kawasan Sungai Baru merupakan permukiman dengan mayoritas warga bermata pencaharian sebagai pengembang produksi industri rumah tangga ketupat, lontong, dan kerajinan
nipah. Permukiman ini dilalui oleh Sungai Martapura yang merupakan salah satu sungai utama di Kota Banjarmasin. Namun sangat disayangkan saat sekarang keberadaan industri rumah tangga tersebut mengalami penurunan yang berdampak pada penggerak industri tersebut. Maka dari itu Kawasan
Sungai Baru sangat berpotensi dijadikan sebagai Kawasan Wisata yang dapat meningkatkan kembali
keberadaan industri rumah tangga ketupat, lontong, dan anyaman nipah sehingga dapat menjaga salah
satu khazanah budaya banjar. Sehingga permasalahan yang diangkat pada perancangan adalah
penonjolan identitas kampung ketupat yang dapat meningkatkan potensi kawasan. Melalui konsep
program Eko-Regionalisme dengan metode arsitektur kontekstual diharapkan kawasan wisata dapat
menonjolkan karakteristik Kawasan Sungai Baru sebagai kampung ketupat dengan memperhatikan
aspek lingkungan dan masyarakat.