EKOWISATA BERBASIS KONSERVASI BEKANTAN

Penulis

  • Javied El Faruqy Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat
  • Bani Noor Muchamad Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.20527/jtamlanting.v11i1.1321

Kata Kunci:

Bekantan, Ekowisata, Edukatif, Simbiosis

Abstrak

Bekantan adalah satwa maskot Kalimantan Selatan yang sedang mengalami penurunan populasi dan termasuk satwa langka. Diperlukan upaya dengan tujuan melestarikan satwa tersebut. Salah satu program pelestarian yang dapat dilaksanakan adalah pengembangan wisata alam dengan objek bekantan. Guna mendukung program tersebut, maka di rancanglah kawasan Ekowisata Berbasis Konservasi Bekantan dengan tujuan memberikan edukasi akan pentingnya pelestarian bekantan.  Lokasi objek perancangan tersebar di dua titik, yaitu Desa Muara Kanoco dan Pulau Curiak yang telah ditetapkan SBI sebagai kawasan ekowisata. Ekowisata ini menekankan konsep edukatif dengan metode simbiosis alam-manusia. Konsep edukatif adalah menjadikan alam sebagai ruang pembelajaran, sedangkan metode simbiosis alam-manusia menjadikan manusia dan alam memiliki hubungan timbal balik yang baik. 

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-02-28