Potensi Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) sebagai Bioherbisida Gulma Cacabean (Ludwigia sp.)

Penulis

  • Elma Nor Khaliza Khaliza Prodi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat
  • Lyswiana Aphrodyanti Aphrodyanti Prodi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.20527/jptt.v9i2.3732

Kata Kunci:

Bioherbisida, Chromolaena odorata, Ludwigia sp., fitotoksisitas, gulma

Abstrak

Gulma cacabean (Ludwigia sp.) merupakan gulma invasif yang mengganggu pertumbuhan tanaman utama seperti padi dan jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas ekstrak daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) sebagai bioherbisida dalam menekan pertumbuhan Ludwigia sp. menggunakan konsentrasi 25%, 50% dan 75%. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kirinyuh berpengaruh nyata terhadap fitotoksisitas Ludwigia sp., dengan gejala klorosis, nekrosis dan kematian jaringan. Konsentrasi 75% menunjukkan efektivitas paling tinggi setara dengan herbisida yang mengandung bahan aktif glifosat. Temuan ini menunjukkan potensi ekstrak daun kirinyuh sebagai bioherbisida yang ramah lingkungan.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-01 — Diperbaharui pada 2026-07-20

Versi

Cara Mengutip

Khaliza, E. N. K., & Aphrodyanti, L. A. (2026). Potensi Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) sebagai Bioherbisida Gulma Cacabean (Ludwigia sp.). JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA, 9(2). https://doi.org/10.20527/jptt.v9i2.3732 (Original work published 1 Juni 2026)