MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ILMIAH DAN HASIL BELAJAR MATERI LARUTAN PENYANGGA

  • Jalimah Dahlena Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Lambung Mangkurat
  • Abdul Hamid Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Kusasi Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Lambung Mangkurat
Keywords: kreativitas ilmiah, hasil belajar, Creative Problem Solving, larutan penyangga

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan (1) Aktivitas guru, (2) Aktivitas peserta didik, (3) Kreativitas ilmiah dan (4) Hasil belajar peserta didik. XI MIPA 2 SMAN 8 Banjarmasin adalah subjek penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian yaitu: (1) Dalam pelaksanaan tindakan aktivitas guru mengalami peningkatan dari kategori cukup baik menjadi kategori baik, (2) Aktivitas peserta didik yang awal mulanya kategori cukup aktif menjadi kategori aktif, (3) Kreativitas ilmiah peserta didik dengan kriteria baik yang awalnya cukup, (4) Hasil siklus I pengetahuan berada dikategori rendahdan terjadi peningkatan menjadi baik, sikap peserta didik mengalami peningkatan yang awal mulanya cukup aktif menjadi aktif dan keterampilan yang awal mulanya cukup terampil berubah menjadi terampil. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diketahui bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) ini dapat meningkatkan kreativitas ilmiah dan hasil belajar peserta didik pada materri larutann penyangga.

References

Azreen, R., & Mohamed, M. (2014). The Perception of Critical Thinking and Problem Solving Skill Among Malaysian Undergraduate Students. Journal Social and Behaviorall Science, I(172), 725-732.

Hartantia, R. M., Hayus, E. S., & Saputro, A. N. (2013). Penerapan Model Creative Problem Solving (CPS) untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Kimia pada Materi Pokok Termokimia Siswa Kelas XI. IA2 SMA Negeri Colomadu Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), 100-109.

Hartini, E. M., Kusasi, M., & Iriani, R. (2017). Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Melalui Model Problem Solving dengan Pendekatan Saintifik pada Materi Hidrolisis Garam. Journal of Chemistry And Education. 1 (1): 37-45.

Herbert, N. (2017). Using Critical Thinking Teaching Methods to Increase Student Success. Journal of Teaching and Learning in Higher Education, 29(1), 17-31.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontektual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Gualia Indonesia.

Hu, R., Xiaohui, S., & Shieh, C.-J. (2017). A Study on the Application of Creative Problem Solving Teaching to Statistics Teaching. EURASIA Journal of Mathematics Science and Technology Education, 45 (8), 3139-3149.

Hu, W. & Adey, P. (2010). A scientific creativity test for secondary school students. International Journal of Science Education, 24 (4), 389-403.

Kunandar. (2011). Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru Edisi Revisi. Jakarta: PT Rajawali Pers.

Malisa, S., Bakti, I.,& Iriani,R.(2018). Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa. Jurnal Vidya Karya, 33(1),1-20.

Praweenya, S., Jaemjan, S., & Dachakupt, P. (2015). Virtual Field Trips With Inquiry Learning and Critical Thinking Process : a Learning Model to Enhance Student Science Learning Outcomes. Procedla-Social and Behavioral Sciences, 1(197), 143-155.

Rinawati, & Saadi, P. (2016). Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif dan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Pada Materi Larutan Penyangga. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 127-134.

Ristiyani, E., & Bahriah, E. S. (2016). Analisis kesulitan belajar kimia siswa di SMAN X Kota Tangerang Selatan. JPPI, II(1), 18-29.

Sakaningsih, N. M., Asri, I. G. A. A. S. A., & Negara, I. G. A. O. (2014). Model Pembelajaran Creative Problem Solving Berbasis Reinforcement Berpengaruh Terhada Hasil Belajar Pkn Siswa Kelas V SDN 18 Dangin Puri. Jurnal Mimbar PGSD Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD, 1-10.

Setiawan, R., Suharto, B., & Iriani, R. (2017). Penerapan Strategi Pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Larutan Penyangga. Journal of Chemistry And Education, 1(1), 143-150.

Setyadin, A.H., Siahan,P.,& Samsudin,A. (2017). Desain tes kreativtas ilmiah berbasis HU dan ADEY dalam matei kebumian. Jurnal Wahana Pendidikan Fisika, 1(2), 56-62.

Soraya, N., Rusmansyah, & Istyadi, M. (2018). Pengaruh Model Think Pair Share-Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Self-Efficacy Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 9(1), 70-75.

Sudijono, A. (2015). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Susilowati, E., & Harjani, T. (2013). Kimia 1 untuk kelas X SMA dan MA kelompok peminatan matematika dan ilmu-ilmu alam. Solo: PT. Wangsa Jatra Lestari.

Syamsu, S. A., Yunus, M., & Masri, M. (2016). Penerapan Model Creative Problem Solving (CPS) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Bulukumba (Studi pada Materi Pokok Laju Reaksi). Jurnal Chemica, 2(4), 63-74.

Winarti, E., & Suharto, B. (2017). Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Audiotory, Intellectually, Repretition pada Materi Larutan Penyangga di Kelas XI IPA SMA Muhammadiyah 1 Banjarmasin. Journal of Chemistry and Education, I(1), 28-36.

Yustina, S., Irhansyuarna, Y., & Kusasi, M. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Koloid Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Banjarmasin. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, VI(2).
Published
2020-01-02