PENGEMBANGAN TES FORMATIF BILANGAN DESIMAL BERACUAN SELF-DIRECTED LEARNING ORIENTED ASSESSMENT (SLOA) UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR

Authors

  • Noormahyanti Noormahyanti Universitas Lambung Mangkurat
  • Chairil Faif Pasani Universitas Lambung Mangkurat
  • Elli Kusumawati Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.20527/jurmadikta.v5i3.3278

Keywords:

Tes Formatif, Self-Assessment, SLOA (Self-Directed Learning Oriented Assessment)

Abstract

Self-Directed Learning Oriented Assessment adalah sebuah gagasan penilaian yang berarah pada diri sendiri. SLOA melibatkan peserta didik dalam penilaian proses pembelajaran atau memungkinkan peserta didik untuk melakukan penilaian mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan tes formatif pada materi bilangan desimal yang beracuan SLOA (Self-Directed Learning Oriented Assessment) di kelas IV yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian ini adalah Research and Development (RnD) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan uji validitas dengan melakukan validitas kepada validator, uji kepraktisan dengan mengukur kepraktisan tes formatif yang diberikan kepada guru dan uji keefektifan dilakuakn dengan mengukur ketuntasan belajar siswa terhadap tes formatif yang diberikan. Teknik pengumpulan data dengan lembar validasi, angket kepraktisan guru dan tes formatif beracuan SLOA. Tes formatif ini dilengkapi dengan self assessment. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas IV di SDN 1 Loktabat Selatan Banjarbaru dengan jumlah 20 peserta didik. Hasil penelitian juga menunjukkan tes formatif beracuan SLOA memenuhi kategori valid, praktis dan efektif. Hasil dari uji coba tes formatif beracuan SLOA menunjukkan adanya peningkatan jumlah peserta didik yang mampu menilai diri sendiri, tingkat keyakinan dan peningkatan pada pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tes formatif beracuan SLOA dapat digunakan lebih lanjut karena memenuhi kategori valid, praktis dan efektif.

References

Arikunto, S. (2016). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Ariyani, E., & Bhakti, Y.B. (2020). Perbandingan Bentuk Tes Pilihan Ganda dan Teknik Penskoran terhadap Reliabilitas Tes Mata Pelajaran Kimia. Jurnal Ilmu Multi Sciences, Universitas Nurul Huda.

Darwin, D., Boeriswati, E., & Murtadho, F. (2023). Asesmen pembelajaran bahasa dalam kurikulum merdeka belajar pada siswa sma. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 12(2), 25. https://doi.org/10.31000/lgrm.v12i2.8639

Higgins, M., Grant, F., dan Thompson, P. (2015). Formative Assessment: Balancing Educational Effectiveness and Resource Efficiency. Journal for Education in the built Environment, 5(2), 4-24.

Kemendikbud. (2022). Buku Saku Kurikulum Merdeka: Tanya Jawab. Buku Saku Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 1–50.

Mok, M. M. C. (Ed). (2009). Self-Directed Learning Oriented Assessment: Theory, Strategy and Impact. Chair Professor of Assessment and Evaluation. The Hong Kong Institute of Education.

Mok, M. M. C. (Ed.). (2013). Self-directed Learning Oriented Assessments in the Asia-Pacific. Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/978-94-007-4507-0

Mujiburrahman, M., Kartiani, B. S., & Parhanuddin, L. (2023). Asesmen Pembelajaran Sekolah Dasar dalam Kurikulum Merdeka. Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 1(1), 39–48. https://doi.org/10.33830/penaanda.v1i1.5019.

Nasution, S. W. (2022). Assesment Kurikulum Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar. Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), 135–142.

Ova, Elmia Sapitri (2024) Analisi Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Pada Materi Bilangan Desimal Pada Siswa Kelas IV SDN 26 Mataram. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

Pasani, C. F., Danaryanti, A., & Amelia, R. (2020). Penilaian Pembelajaran Matematika: Pengelolaan Penilaian yang Holistik. Malang: Inteligensi Media.

Rikayanti. (2015). Peran Self-Directed Oriented Assessment SLOA Dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Unsika, 3, 200–208. https://doi.org/https://doi.org/10.35706/judika.v3i2.212

Riyani, r., maizora, s., & hanifah, h. (2017). Uji validitas pengembangan tes untuk mengukur kemampuan pemahaman relasional pada materi persamaan kuadrat siswa kelas viii smp. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS), 1(1), 60–65. Https://doi.org/10.33369/jp2ms.1.1.60-65

Rosnaeni, R. (2021). Karakteristik dan Asesmen Pembelajaran Abad 21. Jurnal Basicedu, 5(5), 4341–4350. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1548

Sufyadi, S., Lambas, Rosdiana, T., Rochim, F. A. N., Novrika, S., Iswoyo, S., Hartini, Y., Primadonna, M., & Mahardhika, R. L. (2021). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA). Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Sugihartini, n., & yudiana, k. (2018). Addie sebagai model pengembangan media instruksional edukatif (mie) mata kuliah kurikulum dan pengajaran. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 15(2). Https://doi.org/10.23887/jptk-undiksha.v15i2.14892

Downloads

Published

2025-11-04

How to Cite

Noormahyanti, N., Pasani, C. F., & Kusumawati, E. (2025). PENGEMBANGAN TES FORMATIF BILANGAN DESIMAL BERACUAN SELF-DIRECTED LEARNING ORIENTED ASSESSMENT (SLOA) UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR. JURMADIKTA, 5(3), 85–97. https://doi.org/10.20527/jurmadikta.v5i3.3278

Issue

Section

Articles