PENGEMBANGAN TES FORMATIF MATERI PENYAJIAN DATA BERBASIS SELF-DIRECTED LEARNING ORIENTED ASSESSMENT (SLOA) DI KELAS V

Authors

  • Nindi Destiana Yulianti Universitas Lambung Mangkurat
  • Chairil Faif Pasani Universitas Lambung Mangkurat
  • Rizki Amalia Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.20527/jurmadikta.v6i1.3221

Keywords:

Kemandirian belajar, Penyajian data, Self-directed learning oriented assessment (SLOA), Tes formatif

Abstract

Permasalahan kemandirian siswa pada kurikulum merdeka mengakibatkan guru harus lebih adaptif dalam menilai hasil belajar siswa. Keberadaan penilaian belajar dengan tes formatif beracuan Self-directed Learning Oriented Assessment (SLOA) merupakan salah satu pendekatan penilaian yang dapat meningkatkan pembelajaran secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan tes formatif dan menguji kevalidan, kepraktisan, serta keefektifan tes formatif beracuan Self-directed Learning Oriented Assessment di kelas V. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, self-assessment dan angket respons guru. Kevalidan tes formatif dinilai dari hasil validasi oleh dua orang validator. Kepraktisan tes formatif diperoleh dari angket respons guru. Keefektifan tes formatif diperoleh dari hasil ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Validitas tes formatif termasuk kriteria sangat valid dengan rata-rata persentase sebesar 91% (2) Validitas self-assessment termasuk kriteria sangat valid dengan rata-rata persentase sebesar 98% (3) Kepraktisan tes formatif termasuk kriteria sangat praktis dengan persentase sebesar 100% (4) Keefektifan tes formatif termasuk kriteria sangat efektif diperoleh dari hasil ketuntasan belajar pada hasil ketiga tes formatif yang melebihi kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) yaitu 65 dengan rata-rata persentase sebesar 86%. Dengan demikian, tes formatif beracuan Self-directed Learning Oriented Assessment ini valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

References

Aisyah, S. (2023). Pengembangan Tes Formatif untuk Menilai Pemahaman Konsep Matematika Siswa. Jurnal Dunia Ilmu, 3(10).

Andrade, H. L. (2019). A critical review of research on student self-assessment. Frontiers in Education, 4, 87.

Apipah, S., & Kartono, K. (2017). Analisis kemampuan koneksi matematis berdasarkan gaya belajar siswa pada model pembelajaran VAK dengan self assessment. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 6(2), 148–156.

Darma, Y., & Putra, S. R. S. (2020). Pengembangan media pembelajaran berbasis macromedia flash bermuatan problem posing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 323–334.

Efriani, A., Hamzah, R. A., Sari, R., Tirta, G. A. R., Utami, G. A. O., Yawan, H., Suhendi, S., Hayati, R. M. N., Zulaeha, O., & Istamala, M. S. (2024). Asesmen dalam Kurikulum Merdeka. Penerbit Mifandi Mandiri Digital, 1(01).

Eliza, F., & Myori, D. E. (2017). Trainer Pada Pembelajaran Dasar Dan Pengukuran Listrik. Teknologi Informasi Pendidikan: Trainer Pada Pembelajaran Dasar Dan Pengukuran Listrik, 10(1), 12–22.

Fadilah, L. N., & Sulistyowati, H. (2022). Keefektifan dan Respon Peserta Didik Terhadap Bahan Ajar e-ModulBerbasis Aplikasi Flip Pdf Corporate. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 4014–4024.

Fasya, A. R., Zurkarnain, I., & Noorbaiti, R. (2023). PENGEMBANGAN TES FORMATIF MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BERBASIS MATEMATIKA REALISTIK UNTUK SISWA KELAS VIII SMP/MTS. JURMADIKTA, 3(1), 1–20.

Halim, A., Mertasari, N. M. S., & Widiartini, N. K. (2021). Pengembangan self-assessment pada mata pelajaran matematika di SD Montessori Bali. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 5(3), 489–497.

Hidayat, F., & Muhamad, N. (2021). Model Addie (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Addie (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) Model in Islamic Education Learning. J. Inov. Pendidik. Agama Islam, 1(1), 28–37.

Hidayati, D. W. (2017). Penerapan Problem Based Learning Berbasis Self-Directed Learning Oriented Assessment terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah. Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 1(1), 17–24.

Mok, M. M. C. (2009). Self-directed Learning Oriented Assessment: Theory, Strategy and Impact. The Hong Kong Institute of Education.

Nasution, N., Rahayu, R. F., Yazid, S. T. M., & Amalia, D. (2018). Pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 12(1), 9–14.

Orsmond, P., Merry, S., & Reiling, K. (2000). The use of student derived marking criteria in peer and self-assessment. Assessment & Evaluation in Higher Education, 25(1), 23–38.

Panadero, E., Jonsson, A., & Botella, J. (2017). Effects of self-assessment on self-regulated learning and self-efficacy: Four meta-analyses. Educational Research Review, 22, 74–98.

Rohmah, K., Priyatni, E. T., & Suwignyo, H. (2021). Developing self and peer assessment to improve student’s appreciative critical ability in learning drama appreciation. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 25(1), 49–62.

Sari, I. P., Nurtamam, M. E., & Hanik, U. (2020). Pengembangan multimedia interaktif berbasis game 2d flash pada pembelajaran matematika materi pecahan sederhana untuk siswa kelas III UPTD SDN Banyuajuh 4 Kamal. Widyagogik: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 7(2), 83–91.

Septiani, B. D., & Okmarisa, H. (2023). Pengembangan media pembelajaran menggunakan construct 2 dengan pendekatan scaffolding pada materi laju reaksi. Journal of Research and Education Chemistry, 5(1), 12.

Sulistyani, D., Roza, Y., & Maimunah, M. (2020). Hubungan kemandirian belajar dengan kemampuan pemecahan masalah matematis. Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 1–12.

Utami, C. B. Y., Pasani, C. F., & Suryaningsih, Y. (2023). Pengembangan tes formatif Matematika materi bilangan bulat berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk siswa SMP. Jurmadikta, 3(3), 86–95.

Wati, N. S., Fauziah, Y., & Sari, I. P. (2021). Pengembangan instrumen penilaian konsep diri matematika siswa. Pediamatika: Jurnal Pendidikan Matematika, 5.

Widyastuti, S. R. (2022). Pengembangan skala likert Untuk mengukur sikap terhadap penerapan penilaian autentik siswa sekolah menengah pertama. Jendela ASWAJA, 3(02), 57–75.

Wijayanti, A. (2017). Efektivitas self assessment dan peer assessment dalam pembentukan karakter siswa. Realita: Jurnal Penelitian Dan Kebudayaan Islam, 15(2).

Yan, Z. (2020). Self-assessment in the process of self-regulated learning and its relationship with academic achievement. Assessment & Evaluation in Higher Education, 45(2), 224–238.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Yulianti, N. D., Pasani, C. F., & Amalia, R. (2026). PENGEMBANGAN TES FORMATIF MATERI PENYAJIAN DATA BERBASIS SELF-DIRECTED LEARNING ORIENTED ASSESSMENT (SLOA) DI KELAS V. JURMADIKTA, 6(1), 23–34. https://doi.org/10.20527/jurmadikta.v6i1.3221

Issue

Section

Articles