PRA-RANCANGAN PABRIK POLYURETHANE FOAM DARI BIJI NYAMPLUNG MENGGUNAKAN METODE EKOPSIDASI DAN POLIMERISASI DENGAN KAPASITAS 20.000 TON/TAHUN

Authors

  • Zulfan Fuad Syani
  • Achmad Rendyka Dwy Putra Setiawan Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Rizkia Yudha Satria Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Ratri Sekaringgalih Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Yukti Nurani Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Bekti Palupi Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember

Keywords:

polyurethane foam, minyak biji nyamplung, poliol bio-based, epoksidasi, ring opening

Abstract

Pra-rancangan pabrik polyurethane foam berbahan baku minyak biji nyamplung (Calophyllum inophyllum L.) dengan kapasitas 20.000 ton/tahun bertujuan menghasilkan poliol bio-based sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti poliol berbasis petrokimia. Pabrik direncanakan berlokasi di Banyuwangi, Jawa Timur dengan waktu operasi 330 hari/tahun. Proses produksi meliputi pre-treatment, hidrolisis trigliserida menjadi asam lemak bebas (FFA), epoksidasi dan ring opening untuk sintesis poliol, pemurnian poliol, serta polimerisasi dengan toluene diisosianat (TDI) menghasilkan polyurethane foam. Metode epoksidasi dan ring opening dipilih karena memiliki yield tinggi (>90%) dan telah berkembang secara komersial. Berdasarkan evaluasi ekonomi, pabrik ini layak didirikan dengan nilai Internal Rate of Return (IRR) 13%, Pay Out Time (POT) 4,97 tahun, dan Break Even Point (BEP) 54% kapasitas produksi. Pabrik ini berpotensi mendukung pengembangan industri kimia berbasis biomassa dan mengurangi ketergantungan bahan baku petrokimia.

Downloads

Published

2026-08-23