PRA-RANCANGAN PABRIK COCOA BUTTER SUBSTITUTES (CBS) DARI PALM KERNEL OIL (PKO) MENGGUNAKAN METODE HIDROGENASI DENGAN KAPASITAS 10.000 TON/TAHUN

Authors

  • Dimas Arif Setiawan Setiawan Universitas Jember
  • MerymistikaYufrani Afred Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Ansori Ansori Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Bekti Palupi Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember

Keywords:

Cocoa Butter Substitutes (CBS), Palm Kernel Oil (PKO), Hidrogenasi, Perancangan Pabrik, Analisa Ekonomi

Abstract

Cocoa Butter Substitutes (CBS) merupakan lemak nabati alternatif pengganti lemak kakao yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan aplikasi luas pada industri pangan, kosmetik, dan farmasi. Saat ini, kebutuhan lemak kakao global maupun domestik terus meningkat namun terkendala oleh pasokan alami yang terbatas dan harga yang fluktuatif. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini dilakukan prarancangan pabrik CBS dengan memanfaatkan Palm Kernel Oil (PKO) sebagai bahan baku utama, mengingat posisi Indonesia sebagai produsen sawit terbesar dengan ketersediaan bahan baku yang melimpah. Pabrik dirancang menggunakan proses hidrogenasi dengan bantuan katalis nikel (Ni), yang dipilih karena pertimbangan kondisi operasi yang lebih rendah, ekonomis, dan menghasilkan produk dengan stabilitas tinggi. Kapasitas produksi pabrik direncanakan sebesar 10.000 ton per tahun dengan lokasi pendirian di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Proses produksi meliputi tahap pretreatment biji sawit (mekanik), pemurnian minyak melalui degumming dan bleaching, reaksi hidrogenasi untuk menjenuhkan ikatan rangkap, serta tahap pemurnian akhir melalui deodorization dan kristalisasi. Analisis ekonomi menunjukkan total investasi modal (Total Capital Investment) sebesar Rp 220.925.411.480, biaya operasional tahunan (Total Production Cost) sebesar Rp 759.977.797.989, dan laba bersih (Net Profit After Tax) sebesar Rp 64.323.274.525. Masa pengembalian modal (Pay Out Time) sesudah pajak adalah 2,42 tahun, Rate of Return (ROR) sesudah pajak adalah 32,35%, dan titik impas (Break Even Point) 37,07%. Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa pabrik layak didirikan secara teknis dan ekonomis serta berpotensi mendukung program hilirisasi industri kelapa sawit nasional untuk meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.

 

Downloads

Published

2026-08-23