PRARANCANGAN PABRIK MONOGLISERIDA DARI BRONDOLAN SAWIT MENGGUNAKAN METODE GLISEROLISIS DENGAN KAPASITAS 35.000 TON/TAHUN

Authors

  • Adelia Adinda Putri Universitas Jember
  • Wardatuz
  • Zada Rezita
  • Arief
  • Yukti Nurani
  • Ansori Ansori

Keywords:

Monogliserida, Brondolan Sawit, Gliserolisis, CPO

Abstract

Pabrik monogliserida dari brondolan sawit di rancang dengan kapasitas sebesar 35.000 ton/tahun dengan waktu operasi selama 330 hari/tahun. Tahapan proses produksinya terbagi menjadi, pretreatment Brondolan sawit, pemurnian minyak CPO, Gliserolisis, Pemurnian Monogliserida, dan Kristalisasi Monogliserida. Produk monogliserida yang dihasilkan dari proses gliserolisis memiliki kemurnian 99%. Pada unit utilitas kebutuhan Listrik sebanyak 782,715 kW/jam. Kebutuhan bahan bakar solar 2277,2017 liter/hari. Kebutuhan air steam 56274,2028 m3/hari;Kebutuhan air domestic 1,323 m3/hari; dan Kebutuhan air pendingin 194,2527 m3/hari. Bentuk Perusahaan yang akan dirancang yaitu Perseroan Terbuka (PT) dan untuk operasional didukung oleh jumlah tenaga kerja yang direncakan sebanyak 174 karyawan. Analisa evaluasi ekonomi didapatkan laba kotor yang didapatkan sebesar Rp. 317.859.295.865 per tahun dan laba bersih sebesar Rp. 238.394.471.899 per tahun . Annual Cash Flow didapatkan sebesar 63%, Masa pengembalian modal sekitar 1,7703 tahun dengan Tingkat pengembalian modal (ROR) 53, 80% dan Break Event Point sebesar 46,02%.

Downloads

Published

2026-02-28