PRA-RANCANGAN PABRIK KIMIA ASAM SITRAT DARI SINGKONG (MANIHOT ESCULENTA) MENGGUNAKAN PROSES SUBMERGED FERMENTATION DENGAN KAPASITAS 63.000 TON/TAHUN
Abstract
Pabrik asam sitrat berbahan baku singkong dirancang dengan kapasitas 63.000 ton/tahun dengan
waktu operasi 330 hari per tahun. Pabrik direncanakan akan didirikan di Kecamatan Gunungsugih,
Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Pada pra-rancangan ini, pembuatan asam sitrat
dilakukan melalui proses fermentasi dengan beberapa tahapan utama, yaitu persiapan bahan baku, proses
likuifikasi, sakarifikasi, fermentasi, pemurnian, kristalisasi, serta pengemasan produk. Proses fermentasi
dilakukan dengan menggunakan mikroorganisme Aspergillus niger untuk mengubah substrat singkong
menjadi asam sitrat dengan rendemen tinggi. Bentuk badan usaha pabrik ini adalah Perseroan Terbatas
(PT) dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 190 orang. Hasil analisa ekonomi menunjukkan bahwa total
modal yang dibutuhkan sebesar $ 31.265.225 dengan ongkos produksi tahunan sebesar $ 171.769.946 dan
keuntungan bersih per tahun sebesar $ 19.662.041. Waktu pengembalian modal diperoleh selama 1,66
tahun dengan laju pengembalian modal (ROI) sebesar 54%, titik impas (break even point) sebesar 44,89%
dan titik henti (shut down point) sebesar 24,65%. Berdasarkan evaluasi ekonomi dapat disimpulkan bahwa
pabrik asam sitrat dari singkong dengan kapasitas 63.000 ton/tahun layak untuk didirikan.