PRA-RANCANGAN PABRIK GLISEROL DARI BIJI JAGUNG MELALUI PROSES SAPONIFIKASI DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 40.000 TON/TAHUN
Keywords:
gliserol, biomassa, saponifikasi, biji jagungAbstract
Desain pabrik gliserol dari biji jagung dengan kapasitas produksi 40.000 ton/tahun. Bahan baku yang digunakan adalah biji jagung yang didukung dengan NaOH. Pabrik ini akan didirikan di Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, dengan waktu produksi 330 hari/tahun. Proses produksi terdiri dari persiapan bahan baku, reaksi saponifikasi, pemisahan dan pemurnian, pengolahan produk samping. Reaksi sponifikasi berlangsung dalam reaktor CSTR dengan kondisi operasi 100°C, tekanan 1 atm, dan waktu reaksi 30 menit. Pemurnian produk dilakukan dalam evaporator untuk mendapatkan kemurnian produk sebesar 89% gliserol. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan jumlah karyawan sebanyak 192 orang yang terdiri dari karyawan shift dan non shift. Berdasarkan evaluasi ekonomi, Annual Cash Flow (ACF) sebesar 97,86%, Pay Out Time (POT) sebesar 1,1 tahun, dan Break Event Point (BEP) sebesar 58,33%.