PRA-RANCANGAN PABRIK SORBITOL DARI JERAMI PADI DENGAN METODE HIDROGENASI KATALITIK KAPASITAS 54.026 TON/TAHUN

Authors

  • Ulfa Faizatul Laily Universitas Jember
  • Nanda Ayudiyah Andriani
  • Oktavia Nurjanah
  • Boy Arief Fachri
  • Bekti Palupi
  • Yukti Nurani

Keywords:

jerami padi, sorbitol, hidrogenasi katalitik, evaluasi ekonomi

Abstract

Meningkatnya permintaan sorbitol dalam industri pangan, farmasi, dan kosmetik di Indonesia mendorong pengembangan metode produksi lokal yang berkelanjutan. Studi ini menyajikan prarancangan pabrik sorbitol dengan kapasitas 54.026 ton/tahun menggunakan jerami padi sebagai bahan baku utama. Proses terdiri atas empat tahap utama: praperlakuan, delignifikasi, hidrolisis, dan hidrogenasi katalitik. Jerami padi diproses melalui steam explosion untuk mengekstraksi selulosa, dilanjutkan delignifikasi menggunakan NaOH, kemudian dihidrolisis menjadi glukosa menggunakan asam sulfat. Glukosa selanjutnya dikonversi menjadi sorbitol melalui reaktor trickle bed dengan katalis nikel Raney pada kondisi 70 atm dan 135°C. Produk sorbitol dimurnikan melalui tahapan konsentrasi, kristalisasi, pengeringan, dan penyaringan. Kebutuhan utilitas dipenuhi melalui pengolahan air dari Sungai Bengawan Solo, pasokan listrik dari PT PLN ULP Lamongan, serta energi panas dari batu bara antrasit dan bahan bakar diesel. Evaluasi ekonomi menunjukkan bahwa pabrik membutuhkan investasi awal sebesar Rp2,44 triliun dan menghasilkan laba bersih sebesar Rp10,26 triliun. Waktu pengembalian modal (Pay Out Time) tercatat selama 3,8 tahun dengan titik impas (Break-even Point) sebesar 44%. Berdasarkan hasil analisis, pabrik sorbitol berbasis jerami padi dengan teknologi hidrogenasi katalitik ini dinilai layak dan ekonomis untuk dikembangkan di Indonesia.

Downloads

Published

2026-08-23