PRARANCANGAN PABRIK BIOETANOL DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) DENGAN KAPASITAS 35.000 TON/TAHUN

Authors

  • Suheil Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Yosita Elza Defitri Universitas Jember
  • Ryan Rahmatan Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Istiqomah Rahmawati Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Gaguk Djatisukamto Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Bekti Palupi Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Ditta Kharisma Yolanda Putri Program Studi S-1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Jember

Abstract

Pra-rancangan pabrik bioetanol dirancang karena memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan bioetanol yang ada
di Indonesia dan untuk ekspor di luar negeri. Bioetanol digunakan salah satunya sebagai bahan campuran untuk
bahan bakar. Proses pembuatan bioetanol dengan kapasitas 35.000 Ton/tahun ber-bahan baku tandan kosong kelapa
sawit (TKKS), larutan asam sulfat, Saccharomyces cerevisiae, enzim selulase, enzim hemiselulase, dan air. Proses
yang terjadi dibagi menjadi empat (4) proses yaitu proses pertama adalah persiapan bahan baku (pretreatment),
proses kedua adalah sakarifikasi, proses ketiga adalah fermentasi, dan proses terakhir adalah proses pemurnian.
Total karyawan yang dibutuhkan untuk menjalankan pabrik ini berjumlah 151 orang. Hasil evaluasi analisa ekonomi,
dapat disimpulkan bahwasannya pabrik bioetanol dengan kapasitas 35.000 Ton/tahun layak didirikan dengan rincian
Pay Out Time (POT) 2,6 tahun, Return of Invesment (ROR) 25,5%, laba bersih Rp.81,425,417,149.35, dan Break
Event Point (BEP) 42,117%.

Downloads

Published

2026-07-20