VALIDITAS E-MODUL SCCRT BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES LAHAN BASAH PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA
DOI:
https://doi.org/10.20527/jcae.v9i3.3828Keywords:
e-modul, SCCrT, SSI, lahan basah, kesetimbangan kimiaAbstract
Materi kesetimbangan kimia masih menjadi salah satu materi yang sulit dipahami oleh peserta didik karena bersifat abstrak dan dinamis, sementara bahan ajar yang mampu memvisualisasikan konsep serta mengaitkannya dengan konteks kehidupan nyata masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat validitas e-modul SCCrT berbasis Socio-Scientific Issues lahan basah pada materi kesetimbangan kimia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang berfokus pada penilaian validitas e-modul yang telah dikembangkan. E-modul dikembangkan dengan mengintegrasikan konteks lahan basah ke dalam pembelajaran yang kontekstual. Proses validasi melibatkan lima validator, yaitu dua dosen Pendidikan Kimia ULM dan tiga guru kimia dari tiga sekolah menengah atas di Kota Banjarmasin. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi e-modul yang mencakup aspek kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan bahasa, serta tampilan dan media. Data hasil validasi dianalisis menggunakan indeks Aiken's V. Hasil analisis menunjukkan nilai validitas pada aspek kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan bahasa, serta tampilan dan media berturut-turut sebesar 0,86; 0,93; 0,85; dan 0,97. Rata-rata nilai indeks Aiken's V yang diperoleh sebesar 0,90 dengan kategori valid. Berdasarkan hasil penelitian, e-modul SCCrT berbasis SSI lahan basah pada materi kesetimbangan kimia dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran kimia.
Abstract. Chemical equilibrium is one of the chemistry topics that students still find difficult to understand because it is abstract and dynamic, while instructional materials capable of visualizing concepts and relating them to real-life contexts remain limited. This study aimed to describe the validity of an SCCrT e-module based on wetland Socio-Scientific Issues (SSI) for chemical equilibrium. This study employed a quantitative descriptive design focusing on evaluating the validity of the developed e-module. The e-module was developed by integrating wetland contexts into contextual chemistry learning. The validation process involved five validators, consisting of two lecturers from the Chemistry Education Study Program at Universitas Lambung Mangkurat and three chemistry teachers from three senior high schools in Banjarmasin. The research instrument was an e-module validation sheet covering four aspects: content feasibility, presentation feasibility, language feasibility, and media and visual design. The validation data were analyzed using Aiken's V index. The results showed that the validity indices for content feasibility, presentation feasibility, language feasibility, and media and visual design were 0.86, 0.93, 0.85, and 0.97, respectively. The average Aiken's V index was 0.90, indicating that the e-module was valid. Therefore, the SCCrT e-module based on wetland SSI for chemical equilibrium was considered valid and feasible for use in chemistry learning.
References
Aiken, L. R. (1985). Three Coefficients for Analyzing the Reliability and Validity of Ratings. Educational and Psychological Measurement, 45(1), 131–142. https://doi.org/10.1177/0013164485451012
Akbar, J. S., & Djakariah. (2024). Membuat Pembelajaran Kimia Lebih Menyenangkan: Kiat Dan Inovasi Di Ruang Kelas. Science Education Research (Search) Journal, 2(2), 49-56. https://doi.org/10.47945/search.v2i2.1333
Amalya, R. C., & Lutfi, A. (2024). E-Modul Berbasis Mobile Learning untuk Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kritis pada Materi Kesetimbangan Kimia. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(10), 12244–12257. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.5511
Ambarita, P. T., & Dalimunthe, M. (2025). Pengembangan E-Modul Berbasis Socio-Scientific Issue (SSI) Terintegrasi HOTS pada Materi Kesetimbangan Kimia. Panthera: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains Dan Terapan, 5(4), 1036–1049. https://doi.org/10.36312/panthera.v5i4.683
Cahaya, N., Fauziah, N., Ferazona, S., Nurkhairo, H., Mellisa, & Yeyendra. (2024). Lembar Praktikalitas: Instrumen yang Digunakan untuk Menilai Produk yang Dikembangkan pada Penelitian Pengembangan Bidang Pendidikan. Biology and Education Journal, 4(1), 48–68. https://doi.org/10.25299/baej.2024.16973
Maulana, S., & Suryelita, S. (2026). Pengembangan e-Modul Berbasis Literasi pada Materi Kesetimbangan Kimia Menggunakan Google Sites Untuk Peserta Didik Fase F SMA/MA. Edukimia, 7(3), 231–240. https://doi.org/10.24036/ek.v7.i3.a622
Pratiwi, A. P., Rusmansyah, R., & Almubarak, A. (2024). The Validitas Perangkat Model Scientific Critical Thinking Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Self Efficacy Peserta Didik. JCAE (Journal of Chemistry And Education), 7(2), 56–69. https://doi.org/10.20527/jcae.v7i2.2585
Putri, N. A., Leny, Iriani, R., & Rusmansyah. (2025). Development of a Problem Based Learning E-Module On Green Chemistry With Socio Scientific Issues Context To Enhance Students’ Scientific Literacy. JCAE (Journal of Chemistry And Education), 9(1), 46–55. https://doi.org/10.20527/jcae.v9i1.3275
Reni, Ratman, Said, I., & Aminah, S. (2024). Pengaruh Media Pembelajaran E-Modul terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Journal of Education Research, 5(1), 854–861. https://doi.org/10.37985/jer.v7i2.3778
Rusmansyah, Hamid, A., Saadi, P., Mahdian, Aufa, M. N., & Laliyo, L. A. R. (2025). Validity of Wetland-Based Chemistry Teaching E-Module with SCCrT Model Assisted with Liveworksheet to Improve Students’ 6c Skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(2), 108–114. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i2.9017
Rusmansyah, Huda, N., Mahdian, Hamid, A., Aufa, M. N., & Safitri, L. (2023). Improving Students ’ Self-Efficacy in Studying Salt Hydrolysis using the. Jurnal Pendidikan Progresif, 13(2), 446–460. https://doi.org/10.23960/jpp.v13.i2.202322
Rusmansyah, Huda, N., Mahdian, Safitri, L., Heldaniah, & Isnawati. (2022). Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Peserta Didik dengan Model Scientific Critical Creative Thinking. Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia, 6(2), 124–135. https://doi.org/10.19109/ojpk.v6i2.14930
Sidabutar, A. G., & Dalimunthe, M. (2024). Pengembangan E-Modul Kimia Berbantuan Exe-Learning Berbasis Pendekatan Discovery Learning Pada Materi Kesetimbangan Kimia. Edukimia, 7(1), 67–76. https://doi.org/10.24036/ekj.v7.i1.a571
Sinaga, W. S. E., Yusnaidar, Syahri, W., & Muhaimin. (2023). Pengembangan Multimedia Interaktif Berbentuk Aplikasi Android Berbasis Multipel Representasi Pada Materi Kesetimbangan Kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 17(2), 110–123. https://doi.org/10.15294/jipk.v17i2.37602
Sinta, Ningsih, K., & Yuniarti, A. (2025). Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik Kognitif Pada Materi Ekosistem Di Kelas X Sekolah Menengah Atas. Jurnal Bioeducation, 12(2), 76–87. https://doi.org/10.29406/bioed.v12i2
Sudirman, Maran, B. R., Christianto, H., & Parera, L. A. M. (2022). Perancangan Bahan Ajar Elektronik Berbasis Android Guna Meningkatkan Literasi Peserta Didik. Jurnal Beta Kimia, 2(2), 9–18. https://doi.org/10.35508/jbk.v2i2.8806
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JCAE (Journal of Chemistry And Education)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





