PENGEMBANGAN E-MODUL LARUTAN PENYANGGA BERBASIS REPRESENTASI TETRAHEDRAL DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KONSEP PESERTA DIDIK
DOI:
https://doi.org/10.20527/jcae.v9i2.3359Keywords:
E-modul, pemahaman konsep, problem based learning, representasi tetrahedral.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa e-modul larutan penyangga berbasis representasi tetrahedral dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI-2 SMA Negeri 1 Alalak. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi, angket penilaian, lembar observasi, serta tes pemahaman konsep. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengukur validitas, kepraktisan, dan keefektifan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan persentase 96,10%, kepraktisan sangat baik dengan rata-rata 87%, dan efektif meningkatkan pemahaman konsep peserta didik dengan skor N-gain sebesar 0,90 (kategori tinggi). Berdasarkan hasil tersebut, e-modul larutan penyangga berbasis representasi tetrahedral dengan pendekatan PBL dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran kimia untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik.
References
Dewi, R. S., & Aini, S. (2021). Pengembangan media pembelajaran PowerPoint interaktif berbasis inkuiri terbimbing pada materi larutan penyangga. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 3(4), 205–214. https://doi.org/10.38035/rrj.v3i3.342
Fahmi, T. N., & Fikroh, R. A. (2022). Pengembangan modul bermuatan multirepresentasi pada materi hidrokarbon untuk SMA/MA. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 16(1), 53–58. https://doi.org/10.15294/jipk.v16i1.30116
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809
Hatimah, H., & Khery, Y. (2023). Pemahaman konsep dan literasi sains dalam penerapan media pembelajaran kimia berbasis Android. Jurnal Ilmiah IKIP Mataram, 8(1), 111–120. https://ojs.ikipmataram.ac.id/index.php/jiim
Indriyanti, N. Y., Saputro, S., & Sungkar, R. L. (2020). Problem-solving and problem-posing learning model enriched with multiple representation in tetrahedral chemistry to enhance students’ conceptual understanding. Edusains, 12(1), 123–134. https://doi.org/10.15408/es.v12i1.13282
Johnstone, A. H. (1993). The development of chemistry teaching: A changing response to changing demand. Journal of Chemical Education, 70(9), 701–705. https://doi.org/10.1021/ed070p701
Kilpatrick, J., & Findell, B. (Eds.). (2001). Adding it up: Helping children learn mathematics. Washington, DC: National Academies Press.
Kurniawan, I. K., Parmiti, D., & Kusmaryatni, N. (2020). Pembelajaran IPA dengan model problem-based learning berbantuan media audiovisual meningkatkan pemahaman konsep siswa. Jurnal Edutech Undiksha, 8(2), 80–92. https://doi.org/10.23887/jeu.v8i2.28959
Mahaffy, P. (2004). The future shape of chemistry education. Chemistry Education Research and Practice, 5(3), 229–245. https://doi.org/10.1039/B4RP90026J
Novita, R., & Aini, F. Q. (2022). Literature review: The use of tetrahedral chemistry representation in chemistry learning. Entalpi Pendidikan Kimia. https://doi.org/10.24036/epk.v3i2.253
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. Paris: OECD.
Prawiradilaga, D. S. (2019). Prinsip desain pembelajaran (Instructional design principles). Jakarta: Bumi Aksara.
Ramadani, E. M., & Nana, N. (2020). Penerapan problem-based learning berbantuan virtual lab PhET pada pembelajaran fisika guna meningkatkan pemahaman konsep siswa SMA: Literature review. JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online), 8(1).
Rusmansyah, Saadi, P., Anggrah, H., Idris, A. R., Nasution, G. A., Riadi, P., & Utami, V. N. (2025). Implementation of the SCCrT–Augmented Reality Model to Improve Students’ Critical and Creative Thinking Skills and Science Literacy in Chemical Bonding Concepts. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(12), 631–639. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i12.13085
Saprudin, S., Haerullah, A. H., & Hamid, F. (2021). Analisis penggunaan e-modul dalam pembelajaran fisika: Studi literatur. Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika, 2(2), 38–42. https://doi.org/10.31851/luminous.v2i2.6373
Suendarti, M., & Liberna, H. (2021). Analisis pemahaman konsep perbandingan trigonometri pada siswa SMA. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 5(2), 326–339. https://doi.org/10.33603/jnpm.v5i2.4917
Widiastuti, N. L. G. K. (2021). E-modul dengan pendekatan kontekstual pada mata pelajaran IPA. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 435–445. https://doi.org/10.23887/jipp.v5i3.37974
Wulansari, R. D., & Nuryadi, N. (2022). Efektivitas penggunaan e-LKPD berbasis problem-based learning untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(4), 338–344. https://core.ac.uk/download/pdf/322599509.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JCAE (Journal of Chemistry And Education)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





