PRARANCANGAN PABRIK ETILBENZENA DARI BENZENA DAN ETILENA DENGAN PROSES MOBIL BADGER MENGGUNAKAN KATALIS ZEOLIT ZSM-5 KAPASITAS 150.000 TON/TAHUN

  • Annisa Purwanti
  • Khairul Fauziah Hanisa

Abstract

Etilbenzena (C8H10) adalah senyawa organik alkil aromatis bercincin tunggal. Nama lain dari senyawa ini adalah phenylethane. Etilbenzena adalah produk intermediet yang dibuat dari benzena dan etilena. Senyawa ini merupakan bahan baku untuk pembuatan monomer stirena. Etibenzena juga digunakan untuk membuat bahan kimia lainnya, yaitu sebagai pelarut dalam tinta, karet perekat, pernis dan cat. Pabrik etilbenzena yang akan didirikan berkapasitas 150.000 Ton/Tahun dan rencana pendirian pabrik pada 2022.

Pabrik etilbenzena yang dirancang menggunakan reaktor fixed bed bersuhu 400 oC dan tekanan 18,7 atm dengan rasio mol umpan benzena:etilen sebesar 5,5:1. Reaksi berlangsung eksotermis. Untuk menghasilkan etilbenzena dengan kemurnian 99 % dilakukan pemisahan dengan menara distilasi. Pabrik akan didirikan di Cilegon-Banten dimana lokasi pabrik dekat dengan waduk Krenceng, sehingga sumber air untuk unit utilitas berasal dari waduk tersebut. Produk Etilbenzena menggunakan proses Mobil Badger, yakni alkilasi benzena pada fase uap yang menghasilkan etilbenzena sebagai produk utama dan dietilbenzena sebagai produk samping. Dietilbenzena kemudian direaksikan kembali dengan benzena untuk membentuk etilbenzena.

Pemasaran Etilbenzena diutamakan untuk konsumsi dalam negeri dan juga dipasarkan keluar negeri. Bentuk perusahaan berupa Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line dan staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian  menurut jam kerja yang terdiri dari shift dan non shift dengan tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 167 orang. Adapun hasil analisa ekonomi memberikan hasil penjualan yaitu sebesar 6.701.692.587.095,95. Selain itu diperoleh juga Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 53% dan Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 35%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 1,58 tahun dan Pay Out Time (POT) sesudah pajak sebesar 2,24 tahun. Sehingga diperoleh Break Event Point (BEP) sebesar 44% dan Shut down point (SDP) sebesar 31%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik Etilbenzena dengan kapasitas 150.000 ton/tahun ini layak untuk didirikan

Published
2020-03-13
Section
Articles