PRARANCANGAN PABRIK MONOSODIUM GLUTAMAT DARI MOLASE DAN UREA DENGAN PROSES BIOSINTESIS KAPASITAS 80.000 TON/TAHUN

  • Muhammad Jauhar Mahdi
  • Rafiq Hidayat

Abstract

Prarancangan pabrik monosodium glutamat dari molase dan urea dengan proses biosintesis kapasitas 80.000 ton/tahun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan monosodium glutamat di Indonesia pada 2026 mendatang. Monosodium glutamat berfungsi sebagai bahan penyedap pada makanan, juga digunakan sebagai bahan tambahan dalam pemberian nutrisi pada tanaman dan pakan ternak. Proses yang digunakan dalam pembuatan monosodium glutamat adalah dengan memfermentasi molase menggunakan fermentor dengan suhu 30oC, bertekanan 1 atm selama 35 jam dengan reaksi bersifat eksotermis. Produk dari keluaran fermentor dialirkan ke dalam reaktor untuk direaksikan dengan natrium hidroksida pada jenis reaktor CSTR pada suhu 30oC, tekanan 1 atm. Kemudian keluaran dari reaktor masuk ke evaporator untuk proses pemekatan kemudian dialirkan masuk ke dalam crystallizer untuk mengkristalkan produk dan kemudian masuk ke centrifuge untuk dipisahkan antara kristal yang terbentuk dan mother liquor. Kemudian kristal monosodium glutamat masuk ke rotary dryer untuk dikeringkan, setelah dikeringkan lalu masuk ke screen untuk disesuaikan ukurannya sebelum masuk ke dalam gudang penyimpanan produk. Pabrik berlokasi di Kawasan industri Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Pabrikr ni direncanakan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi line and staff dengan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan 170 orang. Hasil analisa ekonomi terhadap prarancangan pabrik monosodium glutamat diperoleh data Percent Return On Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 18,36%. Pay Out Time (POT) sesudah pajak adalah 3,53 tahun. Nilai Break Even Point (BEP) sebesar 41,94% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 20,48kapasitas. Berdasarkan data–data analisa di atas dapat disimpulkan, bahwa pabrik monosodium glutamat dengan kapasitas 80.000 ton/tahun ini layak untuk didirikan.

Kata Kunci: batch, biosintesis, monosodium glutamat, molase

Published
2022-02-27
Section
Articles