Pemanfaatan Asap Cair sebagai Disinfektan untuk Memperpanjang Masa Simpan Buah Pisang Talas (Musa paradisiaca)

  • Rahmatullah .
  • Udiantoro .
  • Lya Agustina
Keywords: Pemanfaatan asap cair sekam padi, pisang talas dan pengawetan

Abstract

Buah pisang mencapai tingkat matang apabila pembesaran buah berakhir. Pisang yang mencapai tingkat matang akan masak dengan sempurna. Untuk menentukan kematangan buah dapat di tentukan dengan melihat ukuran dan bentuk dari jejari buah, warna, kulit, rupa warna benang sari yang tertinggal atau umur buah selepas pengeluaran jantung. Pemanenan pisang harus dilakukan secara hati-hati untuk menghindari kerusakan fisik dan penurunan mutu buah yang mengakibatkan kerugian (Sjaifullah, 1997). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asap cair dan suhu terhadap penyimpanan buah pisang talas. Serta menentukan konsentrasi dan suhu yang optimal untuk memperpanjang umur simpan buah pisang talas agar kesegaran bertahan lebih lama. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK). Analisis data menggunakan analisis varians ANOVA (One-Way Anova) yang dilanjutkan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dan uji Kruskall-Wallis dilanjutkan dengan uji Multiple Comparisons (Post Hoc Test). Nilai terbaik terhadap Kekerasan (tekstur) Buah Pisang Talas yaitu hari ke-16 pada suhu ruang (S1) konsentrasi 10% dengan nilai (S1K3: 1,3d) dan Nilai terbaik terhadap Aroma Buah Pisang Talas yaitu hari ke-16 pada suhu ruang ber-AC (S2) konsentrasi 0% dengan nilai (S2K1: 1,13)

Published
2012-06-16
How to Cite
., R., ., U., & Agustina, L. (2012). Pemanfaatan Asap Cair sebagai Disinfektan untuk Memperpanjang Masa Simpan Buah Pisang Talas (Musa paradisiaca). JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA, 1(1), 12-20. Retrieved from http://jtam.ulm.ac.id/index.php/jpt/article/view/23