KAJIAN KUALITAS AIR KELAYAKAN HIDUP KERANG DARAH (Anadara granosa) DI TELUK PAMUKAN DESA SAKADOYAN KABUPATEN KOTABARU

  • Jamaluddin Jamaluddin Universitas Lambung Mangkurat
  • Rizmi Yunita Universitas Lambung Mangkurat
  • Deddy Dharmaji Universitas Lambung Mangkurat
Keywords: Kualitas air, kerang darah, teluk pamukan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas air kelayakan hidup kerang darah (Anadara granosa) di Teluk Pamukan Desa Sakadoyan Kabupaten Kotabaru. Dilaksanakan pada Bulan november 2016 – Maret 2017. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah purposive sampling dan survey. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriftif sederhana dan dibandingkan dengan penelitian mengenai kelayakan hidup kerang darah dengan mengunakan Metode Storet. Parameter kualitas air yang diukur selama penelitian yaitu suhu, arus, kecerahan, TSS, salinitas, pH, DO, BOD, COD, NH3 dan substrat dasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas air di stasiun I memiliki nilai 0, stasiun II memiliki nilai 0 dan stasiun III memilki nilai -10. Ketiga stasiun masih dalam kondisi kelas A dan B untuk kelayakan kehidupan kerang darah.

 

This study aims to examine the water quality of the feasibility of live clams of blood (Anadara granosa) at Teluk Pamukan Sakadoyan rurals Kotabaru regency. Conducted on November 2016-March 2017. The method used in data collection is purposive sampling and survey. The data of the study were analyzed simple descriptive and compared with the study about the survival of clams blood using storet method. Water quality parameters measured during the study namely temperature, current, brightness, TSS, pH, DO, BOB, COD, NH3, salinity  and substrate basis. Analysis results show that water quality at station I has a value 0, station II has a value 0 and station III has a value 10. The three stations are still in conditions class A and B for the feasibility lifes of Clams.

Author Biographies

Jamaluddin Jamaluddin, Universitas Lambung Mangkurat

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan

Rizmi Yunita, Universitas Lambung Mangkurat

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan

Deddy Dharmaji, Universitas Lambung Mangkurat

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan

Published
2020-02-12