EFEKTIVITAS PEMANFAATAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) DALAM PERBAIKAN KUALITAS PERAIRAN LIMBAH TAMBANG BATU BARA

EFFECTIVENESS OF HYACINTH UTILIZATION (Eichhornia crassipes (Mart. ) Solms) IN IMPROVING THE QUALITY OF COAL MINE WASTE WATERS

  • M. Rafiiansyah Nafis Universitas Lambung Mangkurat
  • Abdur Rahman Universitas Lambung Mangkurat
  • Deddy Dharmaji Universitas Lambung Mangkurat
Keywords: eceng gondok, efektifitas, pengaruh, analisis varian, tss, PT. Anugerah Lumbung Energi, water hyacinth, effectiveness, effect, analysis of variance, tss, PT. Kintap Site Energy Barn

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada void di PT. Anugerah Lumbung Energi Site Kintap Provinsi Kalsel yang berdampak pada parameter endapan suspensi dan pH Perairan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa eceng gondok bepengaruh terhadap  penurunan kadar TSS untuk perbaikan kualitas limbah tambang batu bara dengan nilai TSS berkisar antara 6.9 mg/l  -122 mg/l  pada pengamatan hari ke 2  perlakuan A3 (150 gr) merupakan penurunan kadar TSS paling rendah. Hasil pengujian Analisis Varian menunjukkan bahwa perlakuan A1 (50 gr). Rata- rata penurunan kandungan pH hari ke 1 sebesar (0.55mg/l), hari ke 2 sebesar (0.61mg/l), hari ke 3 sebesar (0.64mg/l), hari ke 4 sebesar (0.92mg/l), hari ke 5 sebesar (0.99 mg/l). Memiliki tingkat penurunan presentase hari ke 1 (33.46 %) hari ke 2 (17.21%) hari ke 3 (0.96%) hari ke 4 (0.95%) hari ke 5 (0.95%). Nilai rata-rata pengamatan masih dibawah baku mutu. Perlakuan A2 (100gr) berpengaruh terhadap efektivitas pemanfaatan eceng gondok  (eichhornia crassipes (mart.) solms).

The research was conducted on voids at PT. Anugerah Lumbung Energi Kintap Site, South Kalimantan Province which has an impact on the parameters of suspension deposits and pH of the waters. The results showed that water hyacinth had an effect on reducing TSS levels for improving the quality of coal mine waste with TSS values ​​ranging from 6.9 mg/l -122 mg/l on the second day of observation, treatment A3 (150 g) was the lowest decrease in TSS levels. The results of the Analysis of Variance test showed that the treatment was A1 (50 gr). The average decrease in pH content on day 1 was (0.55mg/l), day 2 was (0.61mg/l), day 3 was (0.64mg/l), day 4 was (0.92mg/l), day 5 of (0.99 mg/l). Has a decreasing rate of percentage on day 1 (33.46%) day 2 (17.21%) day 3 (0.96%) day 4 (0.95%) day 5 (0.95%). The average value of observations is still below the quality standard. Treatment A2 (100gr) affected the effectiveness of the use of water hyacinth (Eichhornia crassipes (mart.) solms).

Author Biographies

M. Rafiiansyah Nafis, Universitas Lambung Mangkurat

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan

Abdur Rahman, Universitas Lambung Mangkurat

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan

Deddy Dharmaji, Universitas Lambung Mangkurat

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan

References

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No113 Tahun 2003, Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan atau Kegiatan Pertambangan Batubara.
Said, Nusa Idaman. 2014. Teknologi Pengolahan Air Asam Tambang Batubara “Alternatif Pemilihan Teknologi”. Jurnal Teknologi Lingkungan. Vol. 7 No.2.
Huang. W. 2011. Dual Behavior of Suspended Sediment Concentration in a Regulate River, Word Journal Of Mechanics, 1:115-121.
Bradham, W. S., & Caruccio, F. T. (1990). A comparative study of tailings analyses using acid/base accounting, cells, columns and soxhlets. In Proceedings of the Mining and Reclamation Conference and Exhibition. (No. 1, pp. 19-25). West Virginia University Publications Service.
Jufriadi karangan, bambang sugeng, sulardi, 2019. Uji keasamaan air dengan alat sensor pH di STT migak Balikpapan.
Fardiaz, Srikandi. Polusi air dan udara. Kanisius, 1992.
Stefhany, Cut Ananda. "Fitoremediasi Phospat dengan Menggunakan Tumbuhan Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) pada Limbah Cair Industri
Kecil Pencucian Pakaian (Laundry)." REKA LINGKUNGAN 1.1 (2013).
Siregar, Ulfah J, dan Chairil Anwar Siregar. 2010. Fitoremediasi: Prinsip dan Prakteknya dalam Restorasi Lahan Paska Tambang di Indonesia. Seameo Biotrop, Jakarta: Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology.
Hidayati, Nuril. 2005. “Fitoremediasi dan potensi tumbuhan hiperakumulator.” Hayati Journal of Biosciences 12 (1). Elsevier: 35–40.
Published
2023-08-03