EFEKTIVITAS PEMANFAATAN DAN LAJU PERTUMBUHAN RELATIF TUMBUHAN KANGKUNG AIR (Ipomoea aquatica (forsk ) PADA LIMBAH SASIRANGAN

THE EFFECTIVENESS OF UTILIZATION AND THE RELATIVE GROWTH RATE OF WATER KALE PLANTS (Ipomoea aquatica (forsk) IN SASIRANGAN WASTE

  • Indriyanti Nainggolan Universitas Lambung Mangkurat
  • Zairina Yasmi Universitas Lambung Mangkurat
  • Deddy Dharmaji Universitas Lambung Mangkurat
Keywords: Efektivitas Pemanfaatan, Laju Pertumbuhan Relatif, Kangkung Air (Ipomoea aquatica forsk), Limbah Sasirangan, : Utilization Effectiveness, Relative Growth Rate, Water Kale (Ipomoea aquatica)

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas pemanfaatan dan laju pertumbuhan relatif  tumbuhan kangkung air (Ipomoea aquatica forsk) sebagai tumbuhan fitoremediasi pada air  limbah sasirangan. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen, analisis sampel dilakukan di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama 28 hari  menggunakan baskom dengan variasi biomassa tumbuhan pada tiap perlakuan . Penelitian ini menggunakan Uji deskriptif  dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu dengan perlakuan (A1) dengan biomassa kangkung air 100 gram, perlakuan (B1) dengan biomassa kangkung air 200 gram, dan perlakuan (C1) dengan biomassa kangkung air 300 gram, dengan parameter kromium (Cr), kadmium (Cd), dan timbal (Pb) . Data hasil dari penelitian ini dianalisa  dengan Uji – T  menunjukkan bahwa efektivitas tumbuhan kangkung air berbeda nyata terhadap penyerapan kadar logam berat kromium (Cr) , Penyerapan kromium (Cr) tertinggi terjadi pada perlakuan A1 dengan biomassa kangkung air (Ipomoea aquatica (forsk) sebesar 100 gram, efektivitas tumbuhan kangkung air tidak berbeda nyata terhadap penyerapan kadar logam berat kadmium (Cd) serta timbal (Pb) . Laju pertumbuhan Kangkung air (Ipomoea aquatica forsk) tertinggi terdapat pada perlakuan A1 dengan biomassa100 gram

The purpose of this study was to determine the effectiveness of the utilization and relative growth rate of water kale plants (Ipomoea aquatica forsk) as phytoremediation plants in sasirangan wastewater. This research was conducted by experimental sample analysis at the Center for Environmental Health Engineering and Disease Control (CEHEDC) Banjarbaru. This study was carried out for 28 days using a basin with variations in plant biomass in each treatment. This study used a descriptive test with 3 treatments and 3 tests, namely by treatment (A1) with 100 grams of water kale biomass, treatment (B1) with 200 grams of water kale biomass, and treatment (C1) with 300 grams of water kale biomass, with parameters chromium (Cr), cadmium (Cd), and lead (Pb). The data from this study analyzed with Test-T showed that the effectiveness of water kale plants differed markedly from the absorption of heavy metal levels of chromium (Cr), the highest absorption of chromium (Cr) occurred in the A1 treatment with water kale biomass (Ipomoea aquatica (forsk) of 100 grams, the effectiveness of water kale plants there is no marked difference to the absorption of heavy metal levels kadmium (Cd) and lead (Pb) . The highest growth rate of water kale (Ipomoea aquatica forsk) was found in the A1 treatment with biomass of 100 grams.

Author Biographies

Indriyanti Nainggolan, Universitas Lambung Mangkurat

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan

Zairina Yasmi, Universitas Lambung Mangkurat

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan

Deddy Dharmaji, Universitas Lambung Mangkurat

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan

References

Affian, T . 2011. Fitoremediasi Air Terkontaminasi Nikel Dengan Menggunakantumbuhan KiAmbang (Salvinia Molesta). Skripsi Tidak Dipublikasikan.Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya
Joko.T. 2010. Unit Produksi DalamsistemPenyediaan Air Minu. Yogyakarta :Graha Ilmu
Manahan.2001. Water PoluttiondalamBuku Fundamentals OfEnvironmental Chemistry, Edisi 2 CR Press Lewis Punb. BocaRaton, Florida
Metcalf & Eddy, 1993. Wastewater Engineering Treatment DisposalReuse.Mcgraw-Hill Comp By
Pistia Stratiotes: Implications For Phytoremediation. Ecotoxicology,13, 637-646
Nontji, Anugerah. 2007. Laut Nusantara.Jakarta :Djambatan.
Odjegba, V.I. And I.O. Fasidi. 2004.Accumulation Of Trace Elements
Peraturan Gubernur Kalimantan SelatanNo. 4 Tahun 2007. Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Industri, Hotel,Restoran, Rumah Sakit, Domestik, DanPertambangan
Suherman. 2002. Pengambilan Logam Pb2+ Dan Cd2+ Dari Limbah CairKain Sasirangan Secara Elektrokoagulasi Dengan ElektrodaAluminium
Syaharuddin, S. (2018). Laporan Penelitian: Identifikasi Potensi Limbah Cair Zat Pewarna Sasirangan Terhadap Pencemaran Di Kota Banjarmasin.
Weiner,E.R. 2008. Application OfEnviromental Aquatic Chemistry.A Practicial Guide. Edisi Ke – 2
CRC Press. Taylor And Francis Group.
Published
2022-12-31