Penilaian Baku Mutu Beberapa Parameter Baku Mutu Terpilih untuk Penilaian Kerusakan Tanah

  • Resti Aulia Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Syarbini Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat
  • Ratna Ratna Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat

Abstract

The negative impact of open pit mining is damage to the environment. Damage to forest ecosystems results in decreased environmental quality, especially in soil as a biomass producer. The solution to the impacts caused by open pit mining is planning from the initial to post-mining stages prior to mining as an effort to preserve the environment. This study aims to determine the value and distribution of soil damage on selected parameters in the post-mining reclamation area. The research was conducted using a descriptive exploratory method with data obtained based on the analysis of the physical and chemical properties of the soil on selected parameters in the laboratory as primary and secondary data. Soil damage status in block 2 jackfruit pit in the post-mining reclamation area of ​​CV. Cinta Puri Pratama, Mataraman District, Banjar Regency, South Kalimantan is classified as slightly damaged with the limiting factor being bulk density, based on the results of the assessment of the quality standards of several selected parameters for soil damage referring to Government Regulation Number 150 of 2000 concerning controlling soil damage for biomass production that there is damage to post-mining reclamation land the existence of the parameters studied shows a value that exceeds the critical threshold as evidenced through the results of an evaluation of the damage status of post-mining reclamation land, if even one of the parameter thresholds is exceeded, the soil is declared damaged, while the evaluation results show that there is one parameter that has exceeded the critical threshold.

References

Badan Pusat Statistik. 2018. Produksi Bahan Tambang (Ton), 2013-2018. Retrieved Mei 04, 2022, from http://kalsel.bps.go.id/indicator/10/163/1/produksi-bahan-tambang-html.

Darma, S. 2017. Identifikasi status kerusakan tanah untuk produksi biomassa di Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan Provinsi Kaltara. Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian 42(1), 8-16.

Fahmi, A. Hanudin, E. 2008. Pengaruh kondisi redoks terhadap stabilitas kompleks organik-besi pada tanah sulfat masam. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan 8(1):49-55.

Foth, H.D. 1984 Dasar-dasar ilmu tanah, Terjemahan Purbayani, E.D., Lukiwati, D.R., Triwulatsih, R. Gajah Mada Univ. Press, Yogyakarta.

Gultom, I., Maroeto, M., Arifin, M. 2022. Kajian degradasi lahan akibat kegiatan pertambangan untuk pengembalian fungsi lahan. Jurnal Agrium 19(1), 36-46.

Hakim, N., Nyakpa, Y., Lubis, A.M., Nugroho, S.G., Saul, M.R., Diha, M.A., Bailey, H.H. 1986. Dasar-dasar ilmu tanah. Universitas Lampung, Bandar Lampung.

Hardjowigeno, S. 2003. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo, Jakarta.

Harwanto, A., Amran, Y., Sriharyani, L. Analisis sifat fisik dan mekanis tanah lempung menggunakan bahan additive difa soil stabilizer dan semen. Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil 2(2), 156-166.

Intara, Y.I., Sapei, A., Sembiring, N., Djoefrie, M.B. 2011. Pengaruh pemberian bahan organik pada tanah liat dan lempung berliat terhadap kemampuan mengikat air. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 16(2), 130-135.

Janu, Y.F., Mutiara, C. 2021. Pengaruh biochar sekam padi terhadap sifat fisik tanah dan hasil tanaman jagung (Zea mays) di Kelurahan Lape Kecamatan Aesesa. Agrica 14(1), 67-82.

Lawing, Y.H. 2021. Pengaruh pemberian kapur dolomit terhadap pertumbuhan bibit gaharu pada lahan pasca tambang PT. Tanito Harum. Jurnal Geologi Pertambangan 1(23).

Liu, Z.J. 1985. Oxidation-Reductin Potensial in Physical Chemistry of Paddy Soil. Edited by Yu Tian-Ren. Science Press. Beijing. 208p.

Manega, W.I. 2016. Pengaruh Penambangan Tanah Liat untuk Batu Bata Terhadap Kerusakan Lahan Pertanian di Desa Sitimulyo, Piyungan, Bantul. Yogyakarta.

Patiung, O., Sinukaban, N., Tarigan, S.D., Darusman, D. 2011. Pengaruh umur reklamasi lahan tambang batubara terhadap fungsi hidrologis. Jurnal Hidrolitan 2(2), 60-73.

Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 07. 2014. Pelaksanaan Reklamasi dan Pasca Tambang pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, Jakarta.

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7. 2006. Tata Cara Pengukuran Kriteria Baku Kerusakan Tanah untuk Produksi Biomassa. Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta.

Peraturan Pemerintah Nomor 150. Tahun 2000. Pengendalian Kerusakan Tanah untuk Produksi Biomassa, Jakarta.

Schroeder, P.D., Daniels, W.L. Alley, M.M. 2010. Chemical dan physical properties of reconstructed mineral sand mine soil in Southeastem Virginia. Soil Science 175(1), 1-9.

Sihombing, K.P., Narka, I.W., Bhayunagiri, I.B.P. 2022. Analisis status kerusakan tanah pada lahan sawah di Subak Kecamatan Denpasar Utara berbasis sistem informasi geografis. Nandur, 2(2), 60-69.

Suharta, N., Prasetyo, B.H. 2008. Susunan mineral dan sifat fisik-kimia tanah bervegetasi hutan dari batuan sedimen masam di Provinsi Riau. Jurnal Tanah dan Iklim 1(28), 1-14.

Sutanto, R. 2005. Dasar-dasar Ilmu Tanah: Konsep dan Kenyataan. Penerbit Kanisius. Yogyakarta. 208 hal.

Tambunan, L., Husain, J., Supit, J.M. 2018. Infiltrasi dan Permeabilitas pada Tanah Reklamasi Tambang Emas. Eugenia 24(1), 15-26.

Thohiron, M., Prasetyo, H. 2012. Pengelolaan lahan dan budidaya tanaman lahan terdampak lumpur marine Sidoarjo. Indonesian Journal Of Environment And Sustainable Development 3(1), 19–27.

Wasis, B., Fathia, N. 2010. Pengaruh pupuk NPK dan kompos terhadap pertumbuhan semai gmelina (Gmelina arborea Roxb.) pada media tanah bekas tambang emas (Tailing). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 15(2), 123-129.

Zhu Y.G, Meharg A.A. 2015. Protecting Global Soil Resources for Ecosystem Services. Ecosystem Health and Sustainability 1(3), 1-4.

Published
2024-02-07
How to Cite
Aulia, R., Syarbini, M., & Ratna, R. (2024). Penilaian Baku Mutu Beberapa Parameter Baku Mutu Terpilih untuk Penilaian Kerusakan Tanah. Acta Solum, 1(3), 111-120. https://doi.org/10.20527/actasolum.v1i3.2265
Section
Articles